Jenis Teknologi UPS Seperi Apa yang Harus Anda Pilih?

Ada 3 jenis UPS

UPS offline :

Perangkat yang terhubung ke UPS off-line diberi daya dari jaringan. Jika tegangan turun di bawah ambang batas tertentu, baterai mengambil alih dan UPS mengubah daya menjadi tegangan bolak-balik. Biasanya memiliki kekuatan 1kVA.

UPS in-line:

Ini adalah UPS off-line yang dilengkapi dengan pengatur tegangan yang memungkinkan mereka beralih ke baterai dalam waktu kurang dari 2 milidetik. Daya mereka berkisar dari 500VA hingga 5kVA. Dan jenis adalah UPS 650VA terbaik.

UPS online

UPS ini menghasilkan arus bolak-balik terus menerus dari baterai, yang dengan sendirinya terhubung ke listrik.

Kekuatan mereka melebihi 5kVA.

Alasan Memilih 3 Jenis UPS Ini

  1. Mengapa memilih UPS offline?

UPS semacam ini cukup terjangkau. Mereka cocok untuk peralatan kantor, misalnya. Namun, dalam kasus pemadaman listrik, beberapa milidetik tanpa daya dapat terjadi. Oleh karena itu mereka kurang dapat diandalkan dibandingkan jenis UPS lainnya.

2. Mengapa memilih UPS in-line?

UPS ini dapat beralih ke baterai dalam waktu kurang dari 2 milidetik. Dan tentunya UPS 650VA terbaik yang hingga 5kVA sangat andal dan menawarkan perlindungan yang lebih baik daripada UPS off-line.

UPS ini cocok untuk peralatan sensitif yang terhubung ke jaringan di mana tegangan tidak stabil dan dapat terganggu. Mereka juga cocok untuk melindungi server komputer dalam usaha kecil.

3. Mengapa memilih UPS on-line?

UPS jenis ini menghasilkan arus bolak-balik secara terus menerus. Jika tegangan pada input UPS turun, baterai berhenti diisi tetapi tegangan pada output tetap stabil.

Oleh karena itu, UPS on-line sangat cocok untuk peralatan sensitif yang perlu dialiri daya setiap saat (seperti server di pusat data, instalasi industri, atau peralatan medis).

Apa kriteria lain yang penting untuk dipertimbangkan saat memilih UPS?

Efisiensi energi dan IoT adalah dua kriteria baru yang perlu dipertimbangkan saat memilih UPS.

  • UPS dalam mode ramah lingkungan

Seperti semakin banyak peralatan industri, inverter kini tersedia dalam mode ramah lingkungan .

UPS mengkonsumsi energi bahkan ketika mereka sedang istirahat. Untuk mengimbangi ini, beberapa produsen telah mengembangkan mode ECO sederhana dengan melewati UPS: UPS terus mendeteksi kegagalan secara real time, tetapi tidak dapat memasok energi dengan segera. Diperlukan beberapa milidetik sebelum diaktifkan dan mulai menyediakan daya cadangan. Oleh karena itu, jenis mode ECO ini kurang dapat diandalkan dibandingkan UPS yang beroperasi dengan cara konvensional.

Pabrikan seperti Schneider Electric telah mengembangkan UPS dengan mode ECOnversion untuk mengatasi masalah ini. UPS baru ini beroperasi terus menerus sehingga ketika listrik padam sudah aktif. Oleh karena itu tidak ada batasan waktu yang akan mempengaruhi biaya.

  • UPS pintar

Dengan perkembangan IoT, sekarang dimungkinkan untuk menghubungkan UPS, melengkapinya dengan sensor dan membuat seluruh sistem kelistrikan pintar. Hal ini memungkinkan Anda untuk mengumpulkan data secara teratur tentang kondisi UPS dan sistem kelistrikan, mendeteksi masalah kelistrikan sebelum terjadi pemadaman listrik, dan memperbaiki anomali sebelumnya.

Category:

Share:

Join the discussionSHARE YOUR THOUGHTS